KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
225. St. Pius V (1566-1572)
Pius lahir di Bosco dekat Aleksandria pada 17 Januari 1504 dengan nama Antonius Ghisleri. Orang tuanya miskin sehingga tidak mampu membiayai sekolahnya. Namun berkat bantuan dan bimbingan imam-imam Dominikan yang pandai dan bijaksana serta taat pada aturan-aturan Ordo dan pimpinanannya. Ia suka akan kemiskinan dan kemurniaan. Pada usia 52 tahun ia ditahbiskan sebagai uskup dan setahun kemudian menjadi cardinal. Dia terpilih menjadi paus pada 17 Januari 1566.
Sasaran yang ia tetapkan bagi dirinya sendiri adalah pelaksanaan secara penuh keputusan-keputusan Konsili Trente, membaktikan dirinya dengan penuh perhatian yang istimewa terhadap reformasi tradisi Gereja. Hal inilah yang menjadi penyebab munculnya Reformasi Protestan dan merupakan salah satu poin yang harud dimulai seseorang. Oleh sebab itu dia mengeluarkan peraturan ketat tentang moral dan disiplin bagi para imam, menyemangati para seminaris, mengatur bidang studi supaya para imam baru tidak hanya dibekali dengan moral yan g baik, tetapi kiranya juga pendidikan yang bagus.
Untuk tujuan ini dia mempublikasikan Katekismus Romawi, sebuha buku panduan yang secara khusus dimaksudkan bagi para pastor paroki. Buku itu menjadi semacam kumpulan ajaran iman ortodoks. Dia mengatur adopsi resmu Misale Romawi. Untuk mempertajam usaha reformasi, dia memperluas penggunaan pengadilan inkuisisi pda kasus-kasus dimana diketemukan oposisi berlebihan dan patut dicela. Dia merevisi indeks buku-buku terlarang lalu membuatnya menjadi bentuk definitive. Dia mengekskomunikasi Ratu Elisabet I dari Inggris yang memulihkan kembali aliran Anglikan.
Selama masa kepausannya, satu peristiwa sejarah besar terjadi dalam Gereja dan Dunia Barat yakni: Perang Salib di Lepanto pada tahun 1571, ketika tentara Kristen mengalahkan pasukan Turki dan menjadi satu permulaan kemunduran definitive kekuatan Islam. Bagi Pius doa Rosario adalah merupakan senjata ampuh untuk menghadapi segala rintangan dan masalah. Tempat tidurnya dialasi dengan jerami kasar. Penderitaan Kristus direnungkannya setiap hari dengan doa Rosario. Maka kemenangan umat Kristen dalam Perang Salib itu diperoleh berkat doa Rosario dari seluruh umat KAtolik di seluruh dunia. Mengenang kemenangan itu, Pius V menetapkan hari pesta Santa Maria Ratu Rosari pda 7 Oktober sebagai tanda syukur. Ia menyederhanakan cara hidup Kepausan di Vatikan; menginstruksikan pembaruan cara hidup ordo-ordo dan para imam projo; memberantas korupsi uang terjadi di Roma dan Negara Kepausan Vatikan; menginstruksikan pendirian seminari-seminari di setiap Keuskupan. Semua rencana yang dicanangkannya berhasil baik. Ia wafat pada 1 Mei 1572.
|